Kepolisian Resor Lombok Barat menggencarkan upaya pelestarian lingkungan melalui implementasi program kepolisian hijau di lingkungan internal. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan apel pagi yang dirangkai langsung dengan aksi nyata penjagaan ekosistem di Markas Komando (Mako) Polres Lombok Barat pada Jumat, 30 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 Wita.
Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran personel ini merupakan bagian dari akselerasi program kepolisian yang berorientasi pada kesadaran ekologis. Mako Polres Lombok Barat dipilih sebagai titik awal gerakan tersebut untuk memastikan bahwa internal kepolisian turut memberikan teladan dalam merawat kebersihan dan kelestarian alam sekitar.
Fokus Penerapan Program Quick Wins
Pelaksanaan program kepolisian hijau di markas komando ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Lombok Barat, Kompol Saogi Sujana Angsar. Dalam arahannya di hadapan para personel, ia menekankan pentingnya peran aktif institusi kepolisian dalam merespons isu-isu lingkungan hidup yang kian mendesak.
Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya sekadar agenda seremonial semata, melainkan sebuah komitmen berkelanjutan yang harus diintegrasikan ke dalam tugas dan kehidupan sehari-hari anggota kepolisian.
“Polres Lombok Barat hari ini melaksanakan kegiatan Green Policing sebagai bentuk komitmen nyata kita dalam menjaga dan merawat lingkungan, dimulai dari area markas komando hingga nantinya dapat berdampak luas kepada masyarakat,” ujar Wakapolres Lombok Barat, Polda NTB, Kompol Saogi Sujana Angsar.
Integrasi Pelayanan dan Kesadaran Lingkungan
Program kepolisian hijau sendiri dirancang untuk mendekatkan institusi penegak hukum dengan isu-isu sosial dan lingkungan. Melalui pendekatan ini, setiap personel didorong untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi alam di wilayah penugasan masing-masing.
Pelaksanaan program di Mako Polres Lombok Barat ini juga menjadi sarana konsolidasi bagi seluruh anggota untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Dengan dimulainya langkah ini dari tingkat internal markas kepolisian, diharapkan terbangun kultur kerja yang senantiasa memperhatikan aspek ekologis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.












