Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menggencarkan pendekatan dialogis kepada masyarakat di tingkat dusun. Langkah preventif ini dilakukan guna merangkum partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan serta menangkal potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Lombok Barat, Ipda Rusdin, didampingi oleh Aipda Alimudin. Sasaran utama dalam kegiatan tatap muka ini adalah para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.
Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi Kamtibmas
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Dusun Karang Kuripan Barat, Desa Kediri Selatan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, ini menitikberatkan pada pentingnya peran serta warga dalam menciptakan situasi yang kondusif. Jajaran Sat Binmas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kasat Binmas Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu Muh. Mahrip, menjelaskan bahwa pendekatan langsung kepada tokoh masyarakat dan pemuda merupakan strategi penting untuk mendeteksi serta mencegah potensi kerawanan sosial di tengah warga.
“Kami mengajak partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas demi mewujudkan rasa aman di tengah-tengah warga. Peran serta para tokoh masyarakat dan pemuda sangat krusial sebagai penggerak keamanan di lingkungan sekitarnya,” ujar Iptu Muh. Mahrip melalui keterangan resminya, Senin (31/8/2026).
Cegah Peredaran Narkoba dan Jaga Kebersihan Lingkungan
Selain membahas stabilitas keamanan, jajaran Sat Binmas Polres Lombok Barat juga memberikan imbauan khusus terkait bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan konsumsi minuman keras. Warga diingatkan agar senantiasa mengawasi lingkungan sekitar guna memastikan wilayah mereka bersih dari peredaran gelap narkoba.
Menurut Iptu Muh. Mahrip, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak akan terwujud secara maksimal tanpa adanya kesadaran kolektif untuk menjauhi segala bentuk tindak pidana dan kebiasaan yang merugikan kesehatan maupun ketertiban umum.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan di sekitar lingkungannya agar terhindar dari peredaran narkoba dan minuman keras, sehingga masyarakat dapat merasa benar-benar aman dan tenteram,” tambahnya.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan ketertiban, dalam kesempatan yang sama, petugas kepolisian juga mendorong masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan lingkungan. Warga diajak agar berperan aktif menjaga kebersihan di sekitar pekarangan rumah serta tidak membuang sampah sembarangan.
Langkah persuasif ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga lingkungan tempat tinggal tidak hanya aman dari ancaman kriminalitas, tetapi juga terhindar dari berbagai potensi penyebaran penyakit akibat lingkungan yang kurang terjaga.












