Personel Pos Pelayanan (Pos) Pol Airud Senggigi, Polres Lombok Barat, Polda NTB, melaksanakan patroli dan himbauan keamanan di sepanjang pesisir Pantai Batu Layar pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 Wita hingga Kamis (20/8/2026) pukul 08.00 Wita ini menyasar warga yang masih beraktivitas di pesisir serta nelayan yang hendak melaut. Kasat Polairud Polres Lombok Barat, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa patroli ini merupakan upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
Cuaca Kurang Bersahabat, Personel Tingkatkan Kewaspadaan
Dalam laporan situasinya, AKP L. Nursidi menyampaikan bahwa kondisi cuaca di perairan Senggigi dan sekitarnya terpantau kurang bersahabat. Kondisi tersebut mendorong personel piket untuk secara aktif menyusuri garis pantai dan memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
“Kami melaksanakan himbauan kepada warga yang melaksanakan aktivitas di pesisir pantai agar selalu berhati-hati terhadap cuaca yang saat ini terpantau kurang bersahabat, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Selain memberikan imbauan kepada pengunjung pantai, personel juga secara khusus menyasar para nelayan yang berencana mencari ikan. Mereka diingatkan untuk selalu menyediakan alat keselamatan saat berlayar. AKP L. Nursidi menambahkan, para nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi gelombang dan angin dinilai membahayakan.
“Kami memberikan himbauan kepada nelayan yang akan mencari ikan agar berhati-hati mengingat cuaca yang kurang bersahabat, serta selalu menyediakan alat keselamatan dalam berlayar,” imbuhnya.
Patroli Jalan Kaki Antisipasi 3C dan Pemeriksaan Alut
Kegiatan patroli yang dilakukan bukan hanya bersifat statis. Personel Pos Airud Senggigi yang dipimpin oleh AIPDA Agus Swarbawa dan BRIPKA Akhmad Jarkoni juga melaksanakan patroli jalan kaki di wilayah seputaran Pantai Batu Layar. Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), atau yang dikenal dengan istilah 3C, serta bentuk kejahatan lainnya.
Setelah melaksanakan patroli, personel melanjutkan kegiatan dengan mengecek posisi Alat Utama (Alut) Sat Polairud yang berada di Pos Senggigi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional kapal patroli. Hasil pengecekan menunjukkan Kapal XXI-1008 dalam keadaan tertambat aman pada moring dan siap digunakan sewaktu-waktu. Selanjutnya, personel melakukan standby di Pos Airud Senggigi untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Situasi Aman dan Kondusif Sepanjang Patroli
Selama kurun waktu 1×12 jam tersebut, situasi di wilayah hukum Polairud Polres Lombok Barat terpantau aman dan kondusif. AKP L. Nursidi melaporkan cuaca di lokasi dalam keadaan cerah dengan kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 5 knot dan gelombang pinggir yang landai. Meskipun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Untuk kejadian laka laut, illegal fishing, illegal logging, maupun pencurian minyak illegal, dilaporkan nihil. Kegiatan pengamanan garis pantai (Pam Garis Pantai) dan pelabuhan juga tidak terdapat kejadian menonjol. Terkait tahanan, Pos Airud Senggigi melaporkan nihil. Keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar dan situasi tetap dalam keadaan terkendali hingga berakhirnya jam piket.












