Binkam

Kapolsek Kediri Laksanakan Silaturahim dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas di Yayasan Al Amin

×

Kapolsek Kediri Laksanakan Silaturahim dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas di Yayasan Al Amin

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Kediri Laksanakan Silaturahim dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas di Yayasan Al Amin
Kapolsek Kediri Laksanakan Silaturahim dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas di Yayasan Al Amin

Kepolisian Sektor Kediri, Resor Lombok Barat, memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan melalui kegiatan silaturahim bersama Yayasan Al Amin di Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pertemuan yang bertepatan dengan momen Hari Santri ini dilangsungkan pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Kediri AKP Iwan Purwanto bersama jajaran, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Ahyar Hariyanto dan Babinsa Serma Ramdan. Dari pihak tuan rumah, hadir Kepala Yayasan Al Amin Ustaz Hadri Ilahia, S.Pd.I, Kepala MI Ustaz Hadlun, M.Si, serta Ustaz Muslehudin, M.Pd.

Penguatan Koordinasi Keamanan dan Pembinaan Siswa

Dalam kesempatan tersebut, AKP Iwan Purwanto memperkenalkan diri kepada jajaran pengurus Yayasan Al Amin Gelogor. Ia mengimbau agar pihak yayasan senantiasa melakukan koordinasi dengan melayangkan surat pemberitahuan kepada Polsek Kediri atau melalui Bhabinkamtibmas setiap kali menyelenggarakan kegiatan di lingkungan yayasan. Langkah ini diperlukan agar pihak kepolisian dapat memberikan dukungan pengamanan yang optimal.

Selain aspek pengamanan, Kapolsek Kediri juga memberikan perhatian khusus terhadap metode pembinaan peserta didik di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga tingkat Aliyah. Ia meminta para pengurus agar lebih selektif dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap permasalahan siswa.

“Apabila ada permasalahan peserta didik agar diselesaikan secara baik, kekeluargaan, tentunya tanpa adanya kekerasan yang didasarkan dengan arogansi. Semua itu tidak bisa menyelesaikan permasalahan, malah sebaliknya akan menimbulkan masalah baru, baik di lingkungan intern yayasan maupun dengan keluarga peserta didik. Jadikan semua ini menjadi sebuah tantangan dan bagaimana cara menyikapinya,” ujar AKP Iwan Purwanto.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengingatkan pengurus yayasan untuk terus mengawasi dan mengingatkan para siswa agar menghindari tindakan melanggar hukum yang berpotensi merugikan diri sendiri serta mencoreng nama baik lembaga pendidikan.

Komitmen Yayasan Al Amin Tekan Angka Pelanggaran

Menanggapi imbauan tersebut, Ketua Yayasan Al Amin Ustaz Hadri Ilahia menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, terutama pada setiap proses penerimaan peserta didik baru. Terkait dinamika perilaku anak, ia bersyukur kasus perundungan atau bullying di lingkungan yayasan tergolong sangat jarang terjadi.

“Kalau pun ada, kami pengurus yayasan berusaha menyelesaikan di dalam intern yayasan. Usia anak-anak peserta didik sekarang ini sangat kritis dengan hal-hal yang berkaitan dengan kenakalan, akan tetapi kami selalu memahami hal tersebut dan sistem penyelesaian yang kami lakukan dengan cara pendekatan dengan peserta didik yang pada saat itu sedang bermasalah,” ungkap Ustaz Hadri.

Ia menambahkan, Yayasan Al Amin menerapkan sejumlah aturan ketat demi menjaga kedisiplinan, di antaranya larangan membawa telepon genggam ke dalam lingkungan sekolah serta larangan berpacaran bagi siswa tingkat MTs dan MA. Sementara itu, dari segi pembiayaan, seluruh iuran pendidikan dibebaskan alias gratis bagi peserta didik, di mana operasional sekolah murni bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Seluruh pengurus dan pengajar juga mendedikasikan diri secara sukarela tanpa menuntut besaran gaji tertentu. Perlu diketahui pula bahwa Yayasan Al Amin beroperasi secara mandiri dan tidak berfiliasi dengan organisasi kemasyarakatan tertentu seperti NU maupun Muhammadiyah.

Rangkaian kegiatan silaturahim dalam rangka peringatan Hari Santri tersebut berlangsung dalam situasi yang tertib, aman, dan lancar, serta ditutup pada pukul 10.00 WITA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *