Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah perairan hukum Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Lombok Barat terpantau aman dan terkendali selama 1×12 jam pengamanan. Patroli intensif dan pemantauan cuaca dilakukan untuk memastikan aktivitas pelayaran serta kawasan pelabuhan tetap kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.
Rangkaian kegiatan pengamanan tersebut berlangsung mulai Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 20.00 Wita hingga Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 08.00 Wita. Seluruh personel piket pos dan armada laut disiagakan guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di kawasan pesisir dan pelabuhan strategis.
Kesiapsiagaan Personel dan Inventaris Pos Lembar
Pelaksanaan tugas penjagaan diawali dengan serah terima piket di Pos Airud Lembar yang dipimpin oleh AIPDA Putu Muliawan bersama AIPDA Simon Buraen. Proses peralihan tanggung jawab ini mencakup pengecekan ketat terhadap seluruh sarana dan prasarana pendukung operasional satuan.
Berdasarkan laporan harian, inventaris yang diserahterimakan meliputi dua unit Kapal C2 dengan nomor lambung KP XXI-2002 dan KP XXI-2003, satu unit Kapal Polisi C3 dengan nomor lambung KP XXI-1007, serta satu unit perangkat komunikasi Handie Talkie (HT) Motorola APX 1000. Seluruh alat utama (alut) dan inventaris dipastikan berada dalam kondisi lengkap dan siap operasional.
Patroli Dialogis dan Pemantauan Wilayah Pelabuhan
Memasuki pukul 20.00 Wita, personel piket langsung bergerak melaksanakan patroli jalan kaki di seputaran Pelabuhan Pelindo Lembar. Dalam kegiatan tersebut, petugas aktif menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para sopir truk logistik, buruh, serta pengguna jasa pelayaran yang beraktivitas di sekitar pelabuhan.
Selain menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, petugas juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan areal pelabuhan serta mengutamakan aspek keselamatan kerja selama beraktivitas. Usai patroli darat, anggota melakukan pengecekan posisi armada laut. Tiga unit kapal polisi yang bertambat dipastikan aman pada tali mooring sebelum personel kembali bersiaga di Pos Airud Lembar.
Nihil Kejadian Menonjol dan Kondisi Perairan Aman
Dari hasil monitoring menyeluruh selama 1×12 jam tersebut, jajaran Satpolairud Polres Lombok Barat memastikan tidak ditemukan adanya insiden atau tindak kejahatan di perairan. Catatan laporan mencatat nihil untuk kejadian kecelakaan laut (laka laut), praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing), penyelundupan orang (people smuggling), maupun aktivitas penambangan ilegal (illegal mining).
Kestabilan situasi keamanan ini turut didukung oleh kondisi cuaca yang bersahabat di perairan Lombok Barat. Berdasarkan pemantauan meteorologi maritim, cuaca terpantau cerah dengan kecepatan angin berkisar antara 2 hingga 4 knot. Sementara itu, kondisi air laut terpantau normal dengan tinggi gelombang yang relatif landai.
“Situasi secara keseluruhan terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Aktivitas masyarakat di pelabuhan maupun nelayan di perairan berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti,” ujar Kasat Polairud Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP L. Nursidi, saat memberikan keterangan terkait hasil patroli malam hingga Rabu pagi tersebut.
AKP L. Nursidi menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli rutin baik di darat maupun di perairan. Langkah preventif ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir serta pengguna jalur transportasi laut di wilayah hukum Polres Lombok Barat.












