BeritaBinkamLombok BaratSosial Budaya

Jumat Curhat Kapolres Lombok Barat di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah, Bahas Kolaborasi Kepolisian dan Tokoh

×

Jumat Curhat Kapolres Lombok Barat di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah, Bahas Kolaborasi Kepolisian dan Tokoh

Sebarkan artikel ini
Jumat Curhat Kapolres Lombok Barat di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah

Lombok Barat, NTB – Kegiatan Jumat Curhat dan Silaturahmi Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede J., S.H., S.I.K., M.A.P., menyambangi Ponpes Asshohwah Al Islamiyah. Bertempat di Dusun Biletepung Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (27/1/2023).

Bahas Mengenai Tugas-tugas Kepolisian

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB AKBP Bagus Nyoman Gede J., S.H., S.I.K., M.A.P., mengatakan bahwa kegiatan ini kunjungan pertamanya di Ponpes Asshohwah Al Islamiyah.

“Membahas terkait dengan tugas – tugas Kepolisian sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui program Jumat Curhat ini, lebih efektif dalam dalam mendengarkan aspirasi curhatan dan keluhan dari masyarakat.

“Harapannya, kedepannya dapat saling bersinergi dalam menciptakan Situasi keamanan yang Kondusif di Kabupaten Lombok Barat,” imbuhnya.

Perkenalkan Empat Sekawan

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Asshohwah Al Islamiyah TGH. Muhammad Taizir Al Ashar, Lc.,S.Ag.,M.A menyambut hangat kegiatan Jumat Curhat ini.

“Terimakasih kepada Bapak Kapolres Lombok Barat, yang telah bersilahturahmi untuk berkolaborasi antara Kepolisian dengan para Tokoh Agama. Khususnya dalam memelihara Situasi Kamtibmas di Wilayah Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula memperkenalkan Tokoh Agama di Wilayah Lombok Barat sering disebut empat Sekawan.

“Kami Tokoh Agama di Lombok Barat mempunyai empat sekawan, antara lain saya sendiri selaku Pimpinan Ponpes Asshohwah Al Islamiyah. Kemudian Pimpinan Ponpes Nurul Madinah TGH. Subki Sasaki, Lc.,M.H. Pimpinan Ponpes Selaparang Kediri Dr. TGH. Lalu Pattimura Farhan, M.HI dan Ustad H. Ari Suhaimi,” terangnya.

TGH. Muhammad Taizir Al Ashar menjelaskan awal mula dan sejarah empat Sekawan dari Pembentukan Satgas Covid 19 oleh Bupati Lobar.

“Yang sampai saat ini empat sekawan tetap solid, walaupun Satgas Covid 19 telah dibubarkan. Namun Empat Sekawan tetap berkomitmen siap membantu pihak Kepolisian dalam menyelesaikan Konflik masyarakat,” imbuhnya.

Salah satunya kejadian di Mareje di mana 4 Sekawan menjadi yang terdepan dalam menghimbau masyarakat.

“Harapan kedepan dapat tetap bersinergi dengan pihak Kepolisian dalam memberikan himbauan dan mengedukasi masyarakat. Utuk memahami Kebinekaan yang majemuk berdasarkan Pancasila,” ucapnya.

Antisipasi Gangguan Jelang Bulan Ramadhan

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Akhyar Rosyidi S.Sos.I menyampaikan kepada kapolres Lombok Barat, tentang potensi gangguan jelang Bulan Ramadhan.

“Menjelang bulan Ramadhan pasti banyaknya Petasan dan Kembang Api yang sangat mengganggu kenyamanan Masyarakat. Tidak jarang menimbulkan permasalahan sehingga dalam kesempatan ini harapan kepada Kapolres Lobar dapat menindaklanjuti hal tersebut,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *