by

Vaksinasi Dosis III atau Booster Mulai Dilaunching di Lombok Barat

 Lombok Barat, NTB – Launching Pelaksanaan Vaksinasi Dosis 3 atau Booster di Kabupaten Lombok Barat, dipusatkan  di Ballroom Hotel Aruna Senggigi, Rabu (19/1/2022).

Vaksinasi Serentak Indonesia dengan sasaran pelaku usaha pariwisata ini, dipantau langsung secara virtual oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, M.SI.

Sedangkan di Lombok Barat sendiri, dihadiri oleh Forkopimda Lombok Barat, beserta seluruh pejabat Utama Polres Lombok Barat.

Kapolres Lobar AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK mengatakan dalam launching vaksinasi dosis ketiga atau booster ini dengan sasaran 250 orang.

“Jadi, hari ini memang kegiatannya focus kepada Masyarakat, pelaku usaha, yang nantinya bersinggungan langsung atau akan melaksanakan MotoGP di Bulan maret nanti,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan bahwa, menyasar kepada pelaku usaha, karena hotel dan yang lainnya, akan menjadi tempat penginapan jadi wisatawan maupun penonmton MotoGP.

“Selain itu juga disisipkan untuk pelayanan public, hari ini ada dari Kepolisian, kejaksaan, karena ini sifatnya launching, jadi ini sifatnya awal atau kick off,” ucapnya.

Setelah semuanya ini berjalan, maka akan memprioritaskan untuk pelayanan public di Pelabuhan, yang nantinya menjadi pintu masuknya, baik cargo, penumpang, maupun penonton event MotoGP tersebut.

“Termasuk juga palayanan-pelayanan public lainnya, yang bersentuhan dengan pengamanan MotoGP nantinya,” imbuhnya.

Target dari pemerintah, harapannya untuk doisis II bisa mencapai 80% bisa tercapai sebelum pelaksanaan MotoGP, yang akan diikuti oleh Dosis ketiga.

“Karena masih terbatas stok vaksinnya, kita prioritaskan tempat-tempat, atau pelaku-pelaku yang memamng kita prioritaskan terlebih dahulu untuk mendapatkan suntikan booster,” lugasnya.

Sedangkan untuk lansia, bila memang sudah memenuhi syarat, atau sudah ada undangan vaksinasi booster, juga dipersilahkan untuk melakukan vaksinasi dosis ketiga ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar dr. Ahmad Taufik Fathoni menyebut untuk vaksinasi booster ini harus sudah disuntik vaksin dosis kedua minimal 6 bulan.

“Untuk memperlancar kegiatan harus memiliki e-Tiket untuk vaksin dosis ketiga,” ungkapnya.

Menurutnya, yang paling diharapkan untuk kegiatan vaksin ke tiga (boster), dapat menimngkatkan imun Masyarakat.

“Harapannya, Masyarakat bisa meningkatkan imunnya, untuk mengahadapi omicron yang belum tau puncaknya,” harapnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed